Tips Untuk Burung Kacer yang Menurun Performanya di Lapangan

  • Whatsapp

Penampilan burung kacer yang menurun di lapangan menjadi satu hal yang banyak dikeluhkan kicaumania. Jika biasanya selalu tampil maksimal dan masuk nominasi, kali ini burung tidak segacor biasanya. Untuk mengatasinya, berikut tips untuk burung kacer yang menurun performanya di lapangan.

Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab penurunan performa burung kacer di lapangan, yaitu:

  1. Kacer yang sedang terserang penyakit tidak akan memiliki stamina yang baik saat berada di gantangan, sehingga penampilannya akan cenderung terus menurun. Bahkan burung bisa semakin stres jika dipaksakan untuk terus berlomba.
  2. Kelelahan secara fisik akan menjadikan penampilan burung jadi tidak maksimal seperti biasanya. Dalam banyak kasus, burung kacer yang terlalu sering dilombakan misalnya tiga kali dalam seminggu sangat rentan alami kelelahan fisik tersebut.
  3. Burung yang sedang drop mentalnya. Hal ini paling sering dialami oleh burung kacer yang masih muda dan miskin pengalaman. Bahkan tak sedikit pemain yang sampai hati menurunkan kacer yang masih belum pengalaman itu lebih dari dua kali dalam seminggu hanya untuk melatih mentalnya.

Nah, saat mengalami penurunan performa yang disebabkan oleh tiga faktor di atas namun burung tetap dipaksakan untuk bertanding maka kinerjanya pun akan jadi tidak maksimal. Bahkan kemungkinan terbesar yang akan dihadapi adalah kacer yang mendadak ngebalon atau ngebagong. Kalau sudah demikian, butuh waktu lama untuk merawatnya kembali pulih seperti semula.

Untuk mengatasi burung kacer yang terus menurun performanya, dibutuhkan waktu selama beberapa minggu untuk terapi dan pemulihan kondisinya.

Pada saat itu, kacer diistirahatkan dulu dari arena lomba, dan didukung dengan perawatan berikut ini:

  • Menyimpan burung di tempat yang tenang atau sepi, dan jauh dari keberadaan burung sejenis maupun burung-burung bertipe teritorial lain seperti murai batu, ciblek, cendet, srigunting, tledekan, dll.
  • Berikan Vitamin setiap hari, untuk membangkitkan kembali vitalitas burung kacer sehingga bisa kembali tampil maksimal.
  • Vitamin Kristal diberikan dengan cara diteteskan ke dalam air minumnya atau dioleskan ke tubuh jangkrik maupun kroto setiap pagi.
  • Selama masa terapi pemulihan, burung mendapatkan asupan pakan voer dan pakan tambahannya (EF) seperti biasa.
  • Perawatan mandi dilakukan setiap dua – tiga hari sekali, sedangkan penjemuran dilakukan rutin setiap hari setelah matahari terbit.
  • Pada siang harinya, sangkarnya ditutupi dengan setengah kerodong.
  • Pada malam hari, kerodong diberikan secara penuh agar kacer bisa beristirahat total untuk memulihkan staminanya

Setelah kacer mulai pulih dan siap kembali beraksi di arena lomba, sangat dianjurkan agar burung tersebut tidak terlalu sering dilombakan. Untuk tahap awal, kacer bisa ikut lomba seminggu sekali setelah itu baru dilombakan maksimal dua kali seminggu.

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *