Tips Mengatasi Burung Anis Merah yang Sering Ngecir

  • Whatsapp

Sobat tahu ngecir? Ngecir adalah istilah yang sering digunakan kicaumania untuk menyebutkan perilaku burung anis merah yang menggetarkan sayapnya sambil bunyi mendesir. Perilaku ini sering dikait-kaitkan dengan jenis kelamin, padahal ngecir bisa saja terjadi pada burung jantan dan betina.

Pada umumnya, ngecir itu identik dengan kondisi anis merah itu sendiri, dan tidak ada kaitannya dengan jenis kelamin seperti informasi yang selama ini beredar di kalangan kicaumania. Ngecir bisa terjadi pada burung jantan maupun betina, bahkan anis merah yang sudah ngeplong dan teler pun bisa juga mengalaminya.

Saat burung anis merah sering menunjukkan perilaku ngecir tersebut maka beberapa faktor berikut ini bisa menjadi penyebabnya, yaitu:

  • Anis merah yang sedang mengalami over birahi (OB).
  • Burung yang tidak mendapatkan perawatan semestinya, misalnya jarang dimandikan atau dijemur.
  • Penjemuran yang dilakukan terlalu lama atau berlebihan.
  • Kondisi anis merah sedang down karena memasuki masa mabungnya / molting.
  • Anis merah yang terlalu manja kepada pemiliknya atau istilahnya “ngeboss“.

Pada dasarnya, ngecir adalah perilaku unik yang hanya ditemukan pada burung jenis anis merah yang mengalami satu atau beberapa masalah yang disebutkan di atas. Kondisi ini serupa dengan perilaku unik burung jenis lainnya seperti cucak ijo yang gemar memelet-meletkan lidah, murai batu yang ngebetmen, atau kacer yang suka ngebalon.

Dengan kata lain, tak perlu cemas atau risau jika burung anis merah rawatan Anda mendadak ngecir karena hal ini bukan berarti burung tersebut berjenis kelamin betina. Ada beberapa solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi burung anis merah yang sering ngecir tersebut, yaitu:

  1. Mulai dengan rutin memberikannya pakan yang tinggi protein seperti cacing tanah, jangkrik dan ulat hongkong.
  2. Mulai mengurangi pemberian makanan ekstra (EF) yang tinggi kandungan proteinnya seperti jangkrik, ulat hongkong dan kroto. Selama masa pemulihan, burung anis merah diberikan 2 ekor cacing tanah dan 1 ekor ulat bambu setiap pagi hari.
  3. Pastikan burung anis merah mendapatkan asupan nutrisi yang bersumber dari pakan buah-buahannya setiap hari. Jenis buah-buahan yang diberikan bisa bervariasi atau diselang seling setiap harinya sepeti pepaya, jeruk, mangga, dan sebagainya.
  4. Mandikan burung anis merah dengan lebih rutin, jika dibutuhkan bisa diberikan terapi mandi malam yang dilanjutkan dengan pemberian cacing tanah sebanyak 1 ekor. Untuk terapi pemulihan bisa juga dimandikan dengan air dingin / air es yang dimasukkan ke dalam karamba mandinya atau semprotan.
  5. Pastikan selama masa pemulihan burung anis merah menerima asupan multivitamin tambahan seperti Sup Plus Bird yang dapat mengurangi perilaku ngecirnya. Selain itu, pemberian Sup Plus Bird secara teratur pun dapat menjadikan kondisinya selalu fit sepanjang hari.
  6. Lakukan terapi tempel dengna cara menggantungkan sangkar anis merah yang sering ngecir itu dekat dengan burung anis merah lain selama 1 – 2 hari. Cara ini cukup efektif mengurangi perilaku ngecir burung anis merah. Cara lain adalah menggantungkan sangkarnya di dekat lokasi yang sedang melangsungkan lomba burung anis merah.
  7. Solusi alternatif adalah mengawinkan burung anis merah dengan burung sejenis yang berbeda jenis kelaminnya. Namun yang sulit di sini adalah mendapatkan pasangan yang benar-benar cocok, apalagi untuk mengetahui jenis kelaminnya.
  8. Cara lain yang cukup ekstrim tapi menggelikan adalah menempelkan ujung garpu ke kloaka burung anis merah yang kebetulan sedang menunjukkan perilaku ngecir.

Ok, itulah beberapa tips mengatasi burung anis merah yang sering ngecir. Untuk mendapatkan suplemen vitamin Sup Plus Bird silakan hubungi admin via whatsapp yang ada di halaman ini, atau membeli online melalui Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak.

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *