Tips Latih Mental Ciblek Gunung Agar Jawara

  • Whatsapp

Melatih mental dibutuhkan agar burung semakin bertambah gacor dan berani bunyi kapan dan di mana saja. Untuk jenis burung seperti ciblek gunung, pelatihan mental diperlukan karena spesies burung ini memiliki sifat dan karakter teritorial dan fighter.

Ada beberapa cara melatih mental ciblek gunung yang diperlukan agar burung menjadi lebih gacor dengan tetap berkarakter petarung (fighter), yaitu:

1. Pemilihan burung

Untuk mendapatkan ciblek gunung dengan kriteria gacor dan petarung, maka pilihlah burung yang memiliki rentang usia 7 – 8 bulan atau mendekati dewasa, karena dalam umur tersebut burung lebih mudah dilatih mentalnya untuk gacor, fighter dan lebih siap untuk dilombakan.

Ada beberapa kriteria pemilihan ciblek gunung yang harus diperhatikan, yaitu:

  • Burung ciblek berjenis kelamin jantan.
  • Aktif, sehat, dan tidak cacat.
  • Bulu ekor dan bulu sayap rapih dan mulus.
  • Sorot mata tajam dan tidak sayu.
  • Paruh lancip dan tidak ada cairan di pangkal hidung / paruhnya.
  • Kaki-kaki mencengkeram tenggerannya dengan kuat.
  • Suara keras dan tajam.

2. Perawatan rutin harian 

Perawatan rutin harian untuk mendukung pelatihan mentalnya itu adalah:

  • Pengembunan yang dilakukan secara rutin dan teratur setiap hari,
  • Mandi setiap pagi setelah matahari terbit, baik dengan cara semprot maupun menggunakan cepuk mandinya.
  • Penjemuran yang dilakukan dalam waktu 1 s/d 2 jam.
  • Selalu menjaga kebersihan sangkar dan lingkungan sekitar sangkarnya.
  • Jauhkan burung dari gangguan maupun polusi udara yang bisa membuatnya tidak nyaman.

3. Pemberian pakan 

Asupan pakan yang tepat dapat membantu membangun mentalnya. Kebutuhan nutrisi ini diperlukan untuk memberikan energi yang dibutuhkan burung beraktivias sepanjang hari.  Ciblek adalah burung pemakan serangga, sehingga dalam perawatan hariannya pakan tersebut harus selalu tersedia agar burung tidak mudah drop.

Ada beberapa jenis pakan serangga yang bisa diberikan, di antaranya adalah jangkrik, ulat hongkong, kroto, dan ulat kandang. Pemberiannya harus diatur sedemikian rupa dan disesuaikan dengan kebutuhan, karena pakan tambahan tersebut memiliki kandungan tinggi protein sehingga bisa memengaruhi birahinya.

Selain pakan tambahan, ciblek gunung juga harus mendapatkan asupan pakan yang bersumber dari pakan kering atau voer. Pakan ini dibutuhkan untuk menjaga kondisinya, terutama karena pakan serangga yang tidak diberikan setiap waktu. Oleh karena itu, pemberian voer kepada ciblek khususnya untuk melatih mentalnya sebaiknya memperhatikan kualitas dan kandungannya. Voer yang tepat akan menjadikan burung semakin terpancing untuk rajin bunyi dan terdongkrak mentalnya.

Voer halus yang sangat direkomendasikan adalah Kristal Ciblek karena memiliki manfaat yang baik jika rutin dikonsumsi, terutama karena voer ini sudah diracik dngan bahan-bahan yang dibutuhkan burung seperti Jagung, glukosa, kacang hijau,gingseng,jahe , jangkrik, kroto, madu, ulat, dan telur.

4. Pelatihan fisik 

Melatih fisik bisa dilakukan dengan mengumbar ciblek gunung di dalam kandang yang berukuran luas atau kandang umbaran (free flight cage). Pengumbaran bisa dilakukan dalam waktu 2 s/d 3 jam, atau saat burung sedang dijemur setelah dimandikan.

Lakukan pengumbaran secara rutin karena selain untuk melatih fisiknya, pengumbaran juga dapat melatih pernafasan burung menjadi lebih kuat dan panjang. Dengan demikian, suara kicauannya pun akan terdengar jadi lebih lantang, gacor, dan berdurasi.

5. Melatih dengan burung lain 

Untuk pembentukan mental dan menjadikan ciblek gunung lebih siap untuk dilombakan, bisa dilakukan pelatihan dengan cara digantang. Dekatkan sangkarnya dengan beberapa ekor burung sejenis yang masih bakalan (belum gacor) dalam satu lokasi. Hal ini bertujuan agar ciblek gunung tersebut akan memiliki mental yang lebih baik serta membangun kepercayaan dirinya saat bertemu lawan tandingnya di lapangan.

Lakukan hal ini secara bertahap setiap dua kali seminggu, dan selanjutnya cukup dilakukan seminggu sekali saja. Dengan terbentuknya mental lomba, maka secara otomatis burung akan menjadi lebih gacor dari biasanya.

6. Melatih dengan suasana lomba 

Melatih mental bisa juga dilakukan dengan membawa burung ke arena lomba, namun bukan untuk dilombakan tetapi hanya sekedar diperkenalkan dengan suasana dan hiruk pikuk lomba saja. Hal ini penting agar ciblek gunung tersebut lebih cepat beradaptasi jika suatu saat akan diikutsertakan dalam sebuah lomba burung.

Cukup gantungkan saja sangkarnya di lokasi yang tidak terlalu jauh dengan gantangan ciblek. Hal ini akan menjadikan burung lebih mengenal suasana tersebut, sehingga tidak mudah “demam panggung” saat dilombakan.

7. Berikan vitamin tambahan 

Vitamin tambahan dibutuhkan karena selama ini burung peliharaan kurang mendapatkan asupan vitamin dari makanan hariannya. Vitamin tambahan bisa diberikan setiap hari dengan cara diteteskan ke dalam air minumnya, atau bisa juga diteteskan ke dalam kroto sebelum diberikan kepada burung.

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *