Tips dan Cara Merawat Anakan Burung Tledekan Gunung

  • Whatsapp

Burung tledekan gunung kini sedang naik daun. Jenis burung yang pandai berkicau variasi ini banyak dicari penghobi kicauan dalam negeri. Tidak hanya burung dewasa saja, tledekan gunung yang masih anakan pun banyak dicari untuk dipelihara. Nah, berikut tips dan cara merawat anakan tledekan gunung.

Tledekan adalah jenis burung dari keluarga sikatan yang terdiri dari beragam jenisnya, salah satunya adalah tledekan gunung atau yang memiliki nama resmi sikatan cacing (Cyornis banyumas).

Kabar terbaru menyebutkan bahwa burung tledekan gunung kini sedang naik daun. Banyak penghobi kicauan yang mulai mencari keberadaan spesies burung yang memiliki kemiripan dengan tledekan bakau ini.

Selain mencari yang sudah dewasa, banyak kicaumania mencari burung tledekan yang masih berumur anakan / trotolan. Nah, jika tertarik memeliharanya maka pastikan burung yang dipilih itu berjenis kelamin jantan. Hanya burung jantan yang punya suara bervariasi dan gaya berkicau yang khas.

Untuk memilih anakan burung tledekan gunung yang berjenis kelamin jantan, maka bisa diperhatikan warna bulu yang terdapat di pinggiran sayap dan ekornya yang berkelir kebiruan. Pada anakan betina, bulu-bulu tersebut lebih memilki warna cokelat yang kusam.

Tledekan gunung anakan yang sudah berumur lebih dari 4 bulan biasanya sudah memiliki warna kebiruan pada sebagian besar tubuhnya. Hal ini tentu berbeda dengan burung betina yang seluruh tubuhnya berwarna kecokelatan.

Sebagai panduan perawatannya, berikut tips dan cara merawat anakan burung tledekan gunung:

  • Utamakan memberikan pakan yang kaya nutrisi, terutama pakan ekstra (EF) yang tinggi prtein seperti jangkrik, kroto, dan ulat hongkong. Pastikan juga burung mendapatkan asupan pakan voer yang baik kualitasnya.
  • Pastikan anakan burung tledekan gunung sudah mendapatkan asupan vitamin tambahan yang dapat menjadikan burung lebih rajin bunyi dan terjaga kondisi kesehatannya.
  • Gantangkan burung anakan dengan jenis burung kicauan lain yang tidak memiliki sifat agresif dan teritorial seperti kenari, pleci, blackthroat, sanger, lovebird, dan sebagainya. Selain berguna untuk melatih kemampuan vokalnya, keberadaan burung-burung tersebut dapat membantu memunculkan mental dan sifat teritori burung.
  • Jemur anakan tledekan gunung tersebut secara rutin setiap pagi di bawah sinar matahari. Hal ini dapat menjadikan burung cepat aktif dan terpancing untuk mengeluarkan suaranya.
  • Lakukan pemasteran secara rutin dan teratur dengan suara yang diinginkan.
  • Latih mental dan sifat fighternya dengan disatukan bersama burung untulan yaitu burung jenis lain yang tidak memiliki sifat fighter maupun teritorial. Terapi ini bisa dilakukan setiap beberapa minggu sekali.

    Pada malam hari, sangkar diberikan full kerodong yang bertujuan agar burung dapat beristirahat total dan untuk pemulihan energinya.

Demikan tips dan cara merawat anakan burung tledekan gunung.

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *