Tips Cucak Hijau Tampil Ngotot/Ngentrok Pada Saat Lomba

  • Whatsapp

Ngentrok adalah gaya berkicau yang muncul ketika burung cucak hijau tersulut emosinya. Namun tidak semua cucak hijau akan menunjukkan gaya khasnya tersebut, karena masing-masing burung memiliki karakter ngentrok yang berbeda. Untuk memaksimalkan penampilannya ketika dilombakan, simak tips cucak hijau tampil ngotot berikut ini.

Walaupun cucak hijau bukan merupakan burung petarung murni / real fighter sebagaimana kacer dan murai batu, namun jika burung ini tersulut emosinya maka mereka bisa menjadi sangat teritorial. Karakter “ngotot” ini pun bisa menjadi kunci bagus tidaknya penampilan cucak hijau saat dilombakan.

Pada cucak hijau, ngentrok dan tampil ngotot lebih identik dengan kondisi emosinya yang sangat tinggi. Hal ini biasanya dipicu oleh faktor perawatan dan pakan yang dikonsumsinya. Namun begitu, perawatan yang tepat harus diberikan jika ingin cucak hijau mampu tampil ngotot dengan stamina yang tinggi pada saat dilombakan.

Berikut tips cucak hijau tampil ngotot di lomba

  • Setiap pagi burung cucak hijau dikeluarkan dari dalam rumah untuk diembunkan. Lokasi pengembunan sebaiknya berada di tempat yang bakal terpapar / terkena cahaya matahari yang baru terbit.
  • Berikan pakan tambahan (EF) yang terdiri dari jangkrik yang sudah dipotong kaki dan sayapnya sebanyak 3-5 ekor, dan ulat hongkong 2-3 ekor.
  • Berikan buah pisang, terutama pisang kepok warna putih yang sangat disukai oleh burung cucak hijau.

    Jika cucak hijau terbiasa diberikan pakan voer, maka berikan voer yang memiliki kandungan nutrisi yang lebih lengkap.

  • Setelah matahari terbit, cucak hijau dimandikan dengan cara yang disesuaikan kebiasaan, setelah itu diangin-anginkan sebentar sebelum dijemur.
  • Penjemuran dilakukan di bawah sinar matahari dengan durasi penjemuran berlangsung selama 1 s/d 1,5 jam.
  • Selesai dijemur, burung kemudian digantang di tempat teduh dan sedikit berangin.
  • Berikan pakan tambahan berupa jangkrik sebanyak 2 ekor dan ulat hongkong 1 ekor.
  • Lakukan pengumbaran setiap beberapa hari sekali untuk melatih staminanya. Sebelum diumbar, berikan pakan berupa kroto sebanyak satu sendok teh kecil.
  • Pada siang hingga sore hari, burung dibiarkan beristirahat dengan cara dikerodong atau digantang di tempat yang sepi. Selama itu pula burung bisa dilatih dengan berbagai suara masterannya.

Untuk menjadikan burung cucak hijau lebih berstamina dan mau tampil ngotot ketika bertemu lawan mainnya di lomba, maka pemberian multivitamin / suplemen tambahan bisa dilakukan.

Perawatan sebelum lomba agar cucak hijau mau tampil ngentrok dan ngotot:

  • H-3: Burung cucak hijau diberikan perawatan mandi dan jemur seperti biasa, tetapi porsi pemberian jangkrik diberikan tidak kali lebih banyak dari biasanya. Setelah itu, berikan juga tiga ekor ulat hongkong.
  • H-1:  Burung cucak hijau tetap diberikan perawatan mandi dan jemurnya dengan setelan pakan yang sama seperti pada poin di atas (H-3).  Setelah cucak hijau dijemur, sangkarnya langsung diberikan full kerodong lalu burung dibiarkan beristirahat sampai esok harinya.
  • Hari-H: Sebelum dibawa ke lapangan, cucak hijau tidak perlu dimandikan apalagi dijemur. Bersihkan dahulu sangkarnya dari kotoran dan sisa-sisa pakan yang berserakan di dasar sangkar. Setelah itu, ganti buah yang diberikan dengan yang masih segar, berikan juga pakan berupa ulat hongkong 3 ekor dan ulat bambu 1 ekor pada pagi hari sebelum burung dibawa ke lapangan.

Karakter dari setiap individdu cucak hijau tentu berbeda, sehingga dibutuhkan pengamatan dan keberanian untuk mencari setelan lomba yang tepat. Jika panduan di atas masih belum cukup memaksimalkan penampilannya di lomba, maka Anda bisa mengubahnya dengan menaikkan porsi pemberian pakan EFnya.

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *