Tips Agar Murai Batu Anakan Cepat Bunyi

  • Whatsapp

Murai batu paud atau yang masih trotolan menjadi burung yang paling banyak dicari kicaumania. Selain mudah dirawat, murai batu yang masih paud itu pun bisa dilatih sesuai keinginan pemiliknya. Namun begitu, ada beberapa pola rawatan yang harus diterapkan agar murai batu paud cepat bunyi.

Burung paud akan membutuhkan lebih banyak asupan nutrisi dari burung dewasa karena untuk membantu pertumbuh-kembangannya. Asupan nutrisi yang cukup juga dapat membantu mencerdaskan otaknya sehingga burung lebih cepat menguasai suara masterannya.

Kebutuhan nutrisi murai batu yang masih paud bisa didapatkan dari pakan utama (voer) dan pakan tambahan (EF), terutama yang bervariasi seperti jangkrik, cacing tanah, ulat hongkong, dan kroto. Namun untuk menjadikannya cepat berbunyi, maka dibutuhkan pola rawatan harian yang teratur dan tepat.

Dalam perawatan hariannya tersebut, pemberian pakan full EF pun tidak akan menjamin burung murai batu paud mau mengeluarkan suara kicauannya, karena ada beberapa pola rawatan lain yang harus disertakan, di antaranya adalah:

  • Melakukan pengembunan setiap pagi dengan rutin dan teratur.
  • Memandikan burung setelah matahari terbit, baik dengan cara disemprot atau menggunakan karamba mandinya.
  • Setelah dimandikan, burung diangin-anginkan selama 10 menit sambil diberikan pakan berupa 4-5 ekor jangkrik dan satu sendok teh kroto.
  • Jemur burung di bawah sinar matahari pagi selama 1 s/d 2 jam, setelah itu kembali diangin-anginkan di tempat teduh sambil diberikan pakan ulat hongkong atau cacing tanah sebanyak 1/2 ekor.
  • Tambahkan suplemen vitamin untuk mendukung perkembangannya sekaligus memancingnya agar cepat bunyi.
  • Pada siang hingga sore harinya, burung disimpan di tempat teduh sambil didekatkan dengan burung-burung kecil yang sudah gacor seperti pleci, kenari, atau ciblek.

Selain metode rawatan yang standar tersebut, untuk menjadikan murai batu paud cepat bunyi bisa dilakukan pemasteran dengan cara-cara sebagai berikut:

Pemasteran murai batu paud yang masih berumur di bawah 1 bulan

  • Bisa dilakukan dengan memanfaatkan suara rekaman dari burung-burung kecil yang bersuara receh seperti kolibri, cabe-cabean/kemade, pleci, gelatik batu, dan sebagainya. Hal ini bertujuan untuk mengenalkan burung dengan suara-suara tersebut sehingga terpancing untuk rajin bunyi.

Pemasteran murai batu paud yang berumur 1 – 2 bulan

  • Lakukan pemasteran dengan burung-burung yang memiliki suara tembakan seperti kenari, ciblek, tengkek udang, pelatuk, dan jalak.

Pemasteran murai batu paud yang berumur lebih dari 2 bulan

  • Pemasteran bisa dilakukan dengan suara-suara tembakan yang lebih tajam seperti suara cililin, besetan cucak jenggot, alunan tengkek buto, hingga suara ngekek lovebird.

Dengan melakukan pola rawatan seperti disebutkan di atas dengan teratur, dan disertai pemasterannya maka murai batu paud akan lebih cepat terpancing untuk  berbunyi. Namun yang harus diperhatikan dalam perawatannya adalah tidak melupakan pemberian suplemen vitamin Sup Plus Bird setiap harinya, karena multivitamin ini berperan banyak dalam mendukung pertumbuhannya menjadi burung yang cerdas, aktif, dan rajin bunyi.

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *