Tahap Demi Tahap Ternak Lovebird untuk Pemula

  • Whatsapp

Selain dipelihara untuk masteran dan dilombakan, burung lovebird kini banyak diternak untuk mendapatkan keturunannya. Walaupun relatif gampang, tapi masih banyak pemula yang kerap mengalami kendala dalam menangkarkannya. Sebagai panduan, simak tahap demi tahap ternak lovebird untuk pemula.

Sebelum memulai upaya untuk beternak lovebird, ada baiknya kita memiliki pasangan indukan yang terdiri dari jantan dan betina. Secara wara dan fisik, lovebird termasuk jenis burung yang susah dibedakan jenis kelaminnya. Jika ingin mengetahui mana jantan dan betina, maka cara paling gampang adalah meraba capit udang yang terletak di dekat kloakanya.

Meraba capit udang lovebird

Capit udang yang dipunyai lovebird jantan akan terasa lebih keras, rapat, dan lancip jika diraba dengan jari tangan. Sedangkan capit udang miliki betina cenderung lunak, melebar, dan tumpul. Cara ini dianggap lebih efektif dibandingkan harus mengamati ciri-ciri fisik yang sebagian besar masih berupa prediksi semata.

Tahap #1: Pemilihan Indukan

Untuk memulai ternak burung lovebird, maka dibutuhkan sepasang calon induk yang masih berumur sekitar 7 bulan s/d 2,5 tahun. Pemilihan indukan dengan umur tersebut sangat penting bagi pemula yang baru belajar ternak, karena pada umur tersebutlah lovebird sudah berada dalam kondisi breeding, serta dalam usia yang masih sangat produktif.

Tahap #2: Persiapan Kandang ternak 

Demi kelancaran proses ternaknya, sebaiknya indukan lovebird ditempatkan dalam sangkar yang dibuat khusus untuk ternak lovebird misalnya aviary, kandang baterai, maupun kandang ternak susun. Kandang ternak yang berukuran luas akan menjadikan penghuninya merasa lebih nyaman, selain itu juga bisa mencegah stres jika salah satu indukan ada yang bersifat agresif.

Kandang ternak lovebird

Siapkan juga beberapa perlengkapan sangkar seperti cepuk untuk pakan, air minum, dan sebuah glodok yang nantinya akan digunakan untuk lovebird betina meletakkan dan mengerami telur-telurnya. Glodok terbuat dari papan dengan ketebalan sekitar 2 cm, dan diisi dengan kulit jagung kering, serbuk kayu, serta bahan sarang lainnya.

Kandang ternak ditempatkan di lokasi yang aman, nyaman, dan bebas dari gangguan terutama dari binatang liar serta jauh dari polusi udara dan suara.

Tahap #3: Persiapan Pakan 

Persiapan pakan menjadi perawatan utama yang perlu diperhatikan dengan menu yang lebih variatif untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, vitamin, dan mineralnya. Pakan yang bagus, selain lengkap nutrisinya seperti protein, karbohidrat, juga memiliki kandungan vitamin lengkap seperti vitamin A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide), B6, B12, C, dan K3. Juga memiliki kandungan beberapa zat esensial. Indukan yang sedang diternak akan sangat membutuhkan asupan tersebut.

Selain diberikan pakan biji-bijian, indukan lovebird juga harus mendapatkan asupan makanan ekstra seperti sawi, tauge, kuaci, dan jagung muda untuk memicu birahinya agar cepat berproduksi.

Untuk mendukung produktivitas penangkaran, berikan pakan biji-bijian yang berkualitas. Dalam hal ini, pemberianbsangat dianjurkan karena sudah mengalami masa pengolahan sehingga memiliki kandungan gizi yang lebih lengkap.

Adapun untuk menjaga kondisi indukan selama diternak, maka peternak wajib memberikannya suplemen multivitamin tambahan. Selain untuk menjaga kesehatannya, suplemen tersebut juga bisa membantu meningkatkan stamina dan daya tahan indukan selama proses pengeraman hingga perawatan anak-anaknya.

Tahap #4: Perawatan 

Lovebird umumnya akan bertelur sebanyak 4 s/d 6 butir telur yang akan dieraminya selama 21 – 25 hari. Setelah menetas, lovebird jantan dan betina akan bergantian menyuapi anak-anaknya sampai mereka bisa makan sendiri.

Jika indukan tidak mau mengasuh anak-anaknya atau untuk memacu produktivitas penangkaran berdasarkan kebutuhan, maka si peternak bisa langsung memisahkan anak-anak lovebird dari induknya untuk selanjutnya diberikan perawatan dengan cara diloloh.

Untuk merawat anakan lovebird dibutuhkan sebuah tempat khusus yang dilengkapi dengan lampu bohlam berdaya 5 watt yang berfungsi sebagai penghangat. Alternatifnya, peternak bisa menyediakan perangkat inkubator untuk tujuan tersebut.

Pakan yang diberikan untuk meloloh anakan burung terdiri dari bubur susu bayi yang dicampur dengan air hangat, dan diberikan setiap dua jam sekali. Setelah anakan berumur 3-4 minggu, peternak mulai mengenalkannya dengan jenis makanan lain seperti milet, buah dan sayuran.

Demikian tahap demi tahap ternak lovebird untuk pemula.

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *