Perawatan Anakan Burung Jalak Putih

  • Whatsapp

Burung jalak putih atau black-winged starling (Acridotheres melanopterus) memiliki kemiripan dengan burung jalak bali. Di pasaran, jalak putih anakan yang dijual umumnya berasal dari hasil penangkaran resmi yang dicirikan dari ring pengenal di kakinya. Berikut tips perawatan anakan burung jalak putih.

Dari beberapa jenis burung jalak populer, jalak putih adalah jenis burung yang memiliki penampilan sangat cantik. Warna bulunya putih bersih dengan sedikit warna hitam di kedua sayapnya.

Bagi kicaumania, memelihara jalak putih memiliki kebanggaan tersendiri, terlebih lagi penampilannya sepintas mirip burung jalak bali yang sudah terkenal hingga ke mancanegara.

Burung jalak putih yang banyak dijual di pasaran kebanyakan adalah hasil penangkaran resmi. Dengan membeli burung melalui penangkar resmi dan bukan hasil tangkapan alam, itu berarti Kamu sudah ikut andil dalam membantu pelestarian populasi jalak putih di alam.

Kalau kamu sudah memiliki anakan jalak putih yang didapatkan dari hasil tangkaran, berikut cara merawatnya agar jalak putih anakan tersebut bisa lebih aktif, rajin bunyi, dan pintar ngocehnya.

Perawatan anakan burung jalak putih, baik yang masih diloloh maupun yang sudah bisa makan sendiri, sama-sama membutuhkan perhatian yang sangat ekstra. Selain memberikan pakan yang tepat, kesesuaian suhu juga dibutuhkan untuk selalu menjaga kondisinya.

Gunakan sangkar harian kotak yang bagian dasar sangkarnya dilapisi dengan karpet atau kertas koran. Hal ini bertujuan agar anakan bisa berjalan bebas di dasar sangkar tanpa khawatir kakinya akan tersangkut jeruji sangkarnya.

Posisi tenggeran diletakkan serendah mungkin agar anaka burung bisa dengan mudah menjangkaunya. Kecuali kalau burung sudah bisa terbang, maka posisi tenggeran diletakkan di tempat biasanya.

Gunakan lampu penghangat terutama jika burung anakan jalak putih masih dalam kondisi diloloh. Lampu bohlam berdaya 5 watt bisa digunakan, atau bisa juga menggunakan lampu led full spektrum yang diletakkan di atas sangkarnya.

Untuk anakan jalak putih yang masih diloloh, pemberian pakannya dilakukan dengan cara dilolohkan langsung pada paruh atau mulutnya. Penggunan pipet atau syringe dibutuhkan untuk memudahkan proses pelolohannya. Untuk pakannya bisa menggunakan campuran voer basah dengan kroto segar.

Setiap 30-60 menit sekali atau disesuaikan kebutuhan, anakan burung diloloh dengan pakan tersebut dan sesekali diberikan potongan tubuh jangkrik untuk melengkapi kebutuhan nutrisinya.

Setelah anakan berumur lebih dari 1 bulan, kondisinya akan semakin bertambah lincah. Pada saat inilah, burung bisa diajari untuk mengambil makanannya langsung dari cepuk pakan yang sudah disediakan.

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *