Penyebab Harga Lovebird Turun

  • Whatsapp

Beberapa tahun lalu harga jual burung lovebird di pasaran cukup menggiurkan, bahkan untuk lovebird bahan warna hijau saja dibanderol dengan harga Rp 600.000 / ekornya. Kondisi ini pun memicu penangkaran secara berlebihan di kalangan penggemarnya, yang pada akhirnya justru membuat harga jualnya makin tidak stabil dan cenderung terus menurun.

Semakin anjloknya harga lovebird di pasaran tentu menimbulkan keprihatinan tersendiri. Kondisi ini juga dapat menurunkan semangat orang-orang untuk beternak lovebird, kalau prospeknya belakangan ini terus meredup. Lalu, apa sajakah penyebab harga lovebird turun?

Jika mengikuti hukum ekonomi mengenai penawaran dan permintaan (stock and demand), semakin banyak stok barang di pasaran, namun permintaan sedikit maka harga akan cenderung anjlok. Begitu pun sebaliknya, jika permintaan banyak, tetapi penawaran sedikit maka harga barang pun akan melambung tinggi.

Tapi yang selama ini terjadi di dunia lovebird ternyata tidaklah demikian. Stok lovebird di pasaran memang cukup banyak, begitu pun dengan permintaan masyarakat akan lovebird yang terus meningkat. Seharusnya kondisi seperti ini tidak serta merta menjadikan harga lovebird turun, setidaknya relatif stabil.

Dengan alasan tersebut, ada anggapan lain yang menyebutkan penyebab harga lovebird turun adalah karena adanya “perang harga” yang tidak sehat di kalangan para peternak lovebird. Beberapa peternak bahkan rela banting harga ke titik terendah, hanya agar stok lovebirdnya cepat laku. Cara ini pun ternyata cukup ampuh menjatuhkan harga jual lovebird di pasaran nasional.

Jika ingin harga lovebird kembali stabil, tentu dibutuhkan kekompakan dari masing-masing peternak untuk mulai menerapkan harga jual standar per jenis lovebird. Jangan terburu-buru dengan melakukan praktif banting harga, karena siapa tahu harga jual lovebird bisa kembali pulih seperti sedia kala.

Penyebab harga lovebird turun lainnya adalah dikarenakan semakin tidak kondusifnya kelas-kelas lovebird di lapangan. Banyak kelas lovebird yang masuk di kelas tengah dan bawah, sehingga jika berlangsung terus-menerus bisa memicu semakin anjloknya harga jual lovebird.

Faktor tingginya harga milet juga ternyata bisa mempengaruhi harga lovebird turun. Beberapa waktu lalu, lovebird mania diramaikan oleh semakin melambungnya harga milet di pasaran. Kondisi ini tentu akan menyebabkan tingginya biaya yang harus dikeluarkan untuk perawatan lovebird, alhasil banyak orang tidak lagi tertarik memelihara lovebird di rumahnya.

Itulah beberapa kemungkinan-kemungkinan penyebab harga lovebird turun drastis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *