Inilah 7 Penyebab Lovebird Ngetik

  • Whatsapp

Sering terjadi lovebird yang semula gacor dan mampu bersuara ngekek panjang, mendadak cenderung bersuara pendek-pendek saja, bahkan jadi jarang berbunyi. Jika masalah ini terjadi pada lovebird rawatan Anda, maka segera kenali 7 penyebab lovebird ngekek panjang jadi bersuara pendek dan jarang bunyi berikut ini.

Menurunnya performa dan kualitas suara lovebird bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari gangguan fisik, penyakit, hingga fisiologisnya. Sedikitnya ada 7 (tujuh) hal yang perlu diketahui yang berkaitan dengan penurunan kualitas suara lovebird tersebut, yaitu:

1. Burung yang sedang stres

Seperti juga hewan peliharaan lainnya, burung lovebird pun bisa mengalami stres khususnya ketika mengalami ketidaknyamanan pada lingkungan, sangkar, maupun akibat gangguan yang muncul dan bisa mengancam keselamatannya.

Lovebird yang kerap dilombakan pun rentan alami stres akibat mental yang ngedrop setelah bertanding. Kondisi ini umumnya dipicu oleh ketidaksiapan burung saat bersaing dengan lovebird lain yang sudah mapan.

Stres yang dialami lovebird bisa menurunkan performa dan kualitas suaranya, sehingga burung yang tadinya mampu bersuara ngekek panjang, kini hanya bisa ngetik-ngetik saja atau bersuara pendek-pendek.

Untuk mengetahui hal-hal apa saja yang bisa menyebabkan stres pada burung lovebird, serta bagaimana cara mengatasinya yang benar, silakan simak dalam artikel berikut ini: Penyebab, ciri-ciri, dan cara mengatasi lovebird stres

2. Pola rawatan harian yang berubah-ubah

Kebiasaan kicaumania yang selalu mengubah-ubah pola rawatan harian hanya untuk mencari settingan yang diinginkan juga bisa menyebabkan lovebird yang semula rajin ngekek, mendadak jadi jarang berbunyi dan hanya ngetik-ngetik saja.

Kasus seperti ini biasanya dialami oleh lovebird mania yang terlalu bersemangat melakukan berbagai macam settingan tanpa memahami dulu bagaimana karakter burung yang dirawatnya.

Selain itu, masalah ini juga sering terjadi setelah transaksi jual-beli burung jadi, yaitu ketika pembeli tidak menanyakan settingan rawatan yang selama ini diterapkan oleh pemilik lama.

3. Lovebird gampang naik birahi 

Melombakan lovebird yang masih balibu atau paud kini banyak dilakukan kicaumania di berbagai daerah. Selama beberapa minggu, lovebird mungkin bisa tampil dengan penuh maksimal dan kerap berprestasi. Namun setelah beranjak dewasa, maka burung pun akan gampang naik birahi seiring perkembangan organ reproduksi yang kian matang.

Akibatnya bisa ditebak, lovebird jadi rentan mengalami over birahi, yang menyebabkannya jarang mengeluarkan suara ngekek panjangnya. Bahkan burung pun bisa alami macet bunyi jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat.

Ada beberapa pola perawatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi lovebird yang gampang naik birahi, yaitu:

  • Mengganti pakan dengan milet putih saja
  • Memberinya untulan atau pasangan.
  • lebih sering dimandikan
  • mandikan malam setiap 3 -4 kali seminggu

4. Kegemukan atau obesitas

Kegemukan atau obesitas dapat menurunkan performa dan kualitas suara lovebird. Selain itu, burung yang bertubuh gemuk juga akan cenderung malas bergerak, dan malas untuk mengeluarkan suara ngekeknya.

Untuk mengatasi lovebird yang kegemukan, tentu tidak cukup hanya dengan mengatur ulang pemberian pakannya, tetapi burung juga harus rutin dilatih dalam kandang umbaran.

5. Burung yang kekurangan vitamin

Secara umum, pakan yang selama ini dikonsumsi burung peliharaan seperti lovebird, tentu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineralnya.

Burung yang kekurangan vitamin akan cenderung kurang aktif, sehingga rentan terserang penyakit. Selain itu, burung yang tadinya rajin ngekek panjang, akan menjadi jarang atau bahkan macet bunyi. Oleh karena itu, menyediakan vitamin untuk melengkapi kebutuhan vitaminnya tersebut.

Sup Plus Bird adalah suplemen multivitamin yang berfungsi sebagai pakan tambahan tinggi nutrisi untuk lovebird dan burung peliharaan lainnya. Suplemen yang diteteskan ke dalam air minumnya ini sangat bermanfaat untuk menjaga kondisi dan stamina lovebird kesayangan.

6. Burung yang baru saja menyelesaikan masa mabungnya

Masa mabung adalah waktunya burung untuk menggantikan bulu lama yang sudah rusak dengan bulu baru yang sehat dan kuat. Pada masa inilah, burung akan menyimpan energinya untuk menjalani proses tersebut. Biasanya pula, ketika mabung, burung pun akan berhenti berkicau.

Perawatan yang kurang tepat selama lovebird mabung, bisa menghambat proses mabung dan menurunkan kualitas suaranya setelah mabung selesai.

Itu sebabnya, ketika burung sedang mabung maka sebaiknya jangan terlalu mengganggunya dengan terus merangsang burung agar selalu berbunyi. Berikan waktu istirahat yang cukup agar proses mabung bisa berlangsung lancar dan sempurna.

7. Gangguan penyakit

Lovebird yang berubah performa dan kualitas suaranya juga sangat sering terjadi karena burung sedang terserang penyakit. Lovebird adalah hewan peliharaan yang sangat rentan alami gangguan kesehatan yang disebabkan beberapa faktor seperti lingkungan, pakan, suhu dan cuaca, dan kondisi sangkar yang kotor.

Menjaga kebersihan lingkungan, sangkar, dan perlengkapannya bisa membantu mencegah lovebird terserang penyakit yang disebabkan oleh bakteri, jamur, dan parasit.

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *