Cara Merawat Ciblek Bakalan Sampai Gacor

  • Whatsapp

Ciblek bakalan atau muda hutan (MH) harus dirawat dengan penuh perhatian karena kondisinya yang masih labil, terutama dari segi mental, emosi, dan kesehatannya. Jika salah rawatan, burung akan rentan stres dan biasanya berakhir dengan kematian. Untuk panduan pemula, simak bagaimana merawat ciblek bakalan sampai gacor berikut ini.

Sebagian besar ciblek bakalan atau muda hutan yang dijual di pasar dan toko burung adalah hasil tangkapan liar. Nah, karena masih liar itu maka perawatannya pun harus dilakukan dengan penuh perhatian. Salah penanganan sedikit saja, ciblek mudah stres dan bisa berakibat fatal jika dibiarkan.

Ada beberapa tahap yang harus dilakukan saat memelihara burung ciblek yang masih bakalan. jika tahapan tersebut dilakukan dengan teratur, dalam waktu yang tidak terlalu lama ciblek akan mencapai kondisi gacornya.

Ada beberapa tahap yang harus dilakukan dalam perawatan ciblek bakalan. Jika tahapan tersebut dilakukan dengan rutin dan teratur, dalam waktu yang tidak terlalu lama, ciblek akan cepat gacornya.

Berikut cara merawat ciblek bakalan sampai gacor:

1. Melatih makan voer 

Ciblek bakalan hasil tangkapan alam umumnya belum mengenali pakan voernya, karena makanan sehari-harinya adalah serangga murni. Untuk menjaga kelangsungan hidupnya, dibutuhkan pelatihan agar burung mau makan voer yang disediakan.

Ada beberapa metode melatih ciblek bakalan makan voer, yaitu:

  • Hari pertama dan kedua : Burung diberikan pakan campuran voer halus dan kroto dengan perbandingan jumlah voer halus 20% – kroto 80%.
  • Hari ketiga – keempat : Jumlah pemberian voer halus ditambah menjadi 40% dan kroto menjadi 60%
  • Hari keempat – kelima : Jumlah voer halus dan kroto menjadi seimbang (50%), aduk sampai bercampur merata.
  • Hari keenam – ketujuh : Jumlah voer halus dibuat lebih banyak dari kroto dengan perbandingan voer halus 75% dan kroto sebanyak 25%
  • Hari kedelapan – kesembilan: Voer halus mulai diberikan dalam jumlah yang lebih banyak, yaitu voer halus 90% – kroto 10%
  • Hari kesepuluh : Pakan yang diberikan adalah voer halus tanpa kroto.

Selama pelatihannya tersebut, amati juga bentuk kotoran yang dihasilkan oleh ciblek tersebut. Kotoran yang berwarna kehijauan dengan bentuk padat menandakan burung telah mencerna pakan voernya. Sedangkan kotoran berwarna putih encer berarti burung masih belum siap makan voer murni.

2. Melatih jinak 

Ciblek bakalan umumnya masih liar dan giras, sehingga mudah sekali ketakutan saat didekati manusia. Untuk menjinakkannya, cara-cara berikut ini bisa diterapkan:

  • Memandikan ciblek hingga basah kuyup, lalu dijemur dengan posisi sangkar diletakkan di tanah. Usahakan tempat penjemuran berada di tempat yang ramai.
  • Gantungkan sangkarnya dalam posisi lebih rendah dan di tempat yang ramai agar burung cepat beradaptasi dengan manusia.
  • Berikan pakan tambahan (EF) seperti jangkrik atau ulat hongkong langsung dari tangan.

Setelah burung mulai tampak jinak dan tidak ketakutan lagi, maka perawatan berikutnya akan menjadi lebih mudah dan menyenangkan

3. Melatih bunyi 

Melatih ciblek bunyi bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, mulai dari memutarkan suara pancingan ciblek betina atau ditempel dengan burung ciblek lain.

Namun hal yang paling penting dalam menjadikan ciblek rajin bunyi adalah mengatur birahinya. Dalam hal ini, pengaturan pakan dan settingan mulai diterapkan secara harian.

Baca:   Cegah lovebird diare dengan cara ini

Settingan untuk melatih ciblek rajin bunyi adalah sebagai berikut:

  • Berikan pakan voer yang bagus kualitas dan kandungannya
  • Lakukan pengembunan secara rutin setiap hari. Saat diembunkan burung bisa diberikan pakan tambahan satu sendok teh kroto.
  • Setelah matahari terbit, segera mandikan burung dengan cara disemprot atau memasukkan bak mandi kecil ke dalam sangkar hariannya.
  • Selesai dimandikan, burung diangin-anginkan sebentar lalu dijemur di bawah sinar matahari selama 30 menit s/d 1 jam.
  • Setelah dijemur, burung kembali diangin-anginkan di tempat teduh.
  • Berikan jangkrik kecil sebanyak 3 ekor, dan ulat hongkong warna putih 3 – 5 ekor.

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *