Cara Menyimpan Kroto Agar Tahan Lama dan Tidak Mudah Basi

  • Whatsapp

Kroto merupakan salah satu jenis pakan tambahan (EF) yang wajib ada terutama untuk burung-burung pemakan serangga seperti ciblek, murai batu, dsb. Tidak hanya bersifat mengenyangkan saja, tetapi kroto juga memiliki sejumlah manfaat, salah satunya adalah mendongkrak stamina dan menjadikan burung rajin bunyi. Namun yang menjadi masalah adalah kroto yang cepat basi apalagi jika disimpan berhari-hari. Untuk itu, tips berikut akan mengulas bagaimana menyimpan kroto agar tidak cepat basi untuk pakan burung.

Kroto yang baru dibeli di pasar atau toko burung umumnya hanya mampu bertahan selama 1-2 hari saja, lebih dari itu kroto akan cepat basi dan berbau tidak sedap sehingga tidak baik dikonsumsi burung peliharaan. Kondisi ini tentu tidak akan menjadi masalah besar jika kita mudah mendapatkan kroto di pasaran. Masalahnya kalau kroto sedang langka, tentu bisa menjadi persoalan yang besar.

Kalau di rumah memelihara banyak burung pemakan serangga (insectivora) maka kroto harus disediakan untuk mendukung aktivitas hariannya. Selain menjadikan burung cepat aktif dan berstamina, kandungan protein dalam kroto juga mampu menjadikan burung lebih cepat gacornya.

Untuk berjaga-jaga jika kroto langka di pasaran, banyak kicaumania akan membeli kroto dalam jumlah yang agak banyak. Namun hal ini harus didukung dengan metode penyimpanan yang baik agar persediaan kroto bisa digunakan untuk jangka waktu yang lama.

Baca:   Tips merawat burung muray batu bakalan muda hutan

Ada beberapa macam cara mengawetkan kroto agar bisa lebih tahan lama, yaitu:

Mengukus dulu kroto sebelum diberikan pada burung

Mengukus kroto biasa dilakukan kicaumania untuk membuat kroto lebih tahan lama sehingga bisa memiliki persediaan kroto yang cukup untuk beberapa hari tanpa cepat basi dan berbau.

Cara mengukus kroto yang benar adalah sebagai berikut:

  • Kroto dimasukkan ke dalam kantung plastik bening lalu ditutup rapat agar tidak kemasukan udara dan air.
  • Siapkan panci yang sudah berisi air, lalu panaskan di atas kompor dengan api sedang.
  • Letakkan plastik di tengah-tengah panci agar tidak mudah rusak terkena pinggiran panci yang panas.
  • Kukus kroto tidak lebih dari 5 menit.
  • Selesai dikukus, kroto dikeluarkan dari dalam kantong plastik lalu ditiriskan di atas tampah / nyiru.
  • Setelah diangin-anginkan, siapkan kantong plastik bening yang baru lalu masukkan kembali kroto ke dalamnya dan tutup hingga rapat.
  • Simpan kroto di tempat Anda bisa menyimpan pakan.

Kroto diawetkan dengan voer halus

Mengawetkan kroto dengan voer halus bisa menjadi solusi untuk menjaga kroto agar tidak mudah basi selama beberapa hari. Gunakan voer halus yang tidak mudah berjamur saat disimpan di dalam lemari pendingin, untuk itu bisa menggunakan voer kristal ciblek.

Siapkan beberapa wadah seperti cepuk pakan atau kantong plastik, lalu masukkan kroto dan voer halus kedalamnya dengan perbandingan 2:1 atau takaran kroto lebih banyak dari voer. Aduk perlahan agar kroto tidak rusak, setelah itu simpan di lemari pendingin.

Kroto dicampurkan dengan tepung kanji

Tepung kanji ternyata juga cukup umum digunakan untuk mengawetkan kroto agar bisa digunakan selama beberapa hari. Caranya, kroto dicampur dengan tepung kanji dengan perbandingan 2:1. Aduk perlahan agar kroto tidak rusak, lalu simpan di lemari pendingin. Saat akan digunakan, kroto terlebih dulu dibersihkan dengan air bersih untuk menghilangkan tepung kanji yang masih menempel.

Kroto diawetkan menggunakan silika gel

Silika gel umumnya digunakan untuk mengawetkan makanan, terutama menjaga makanan agar tetap kering dan tidak lembab. Penggunaan silika gel dalam mengawetkan kroto bisa dilakukan. Caranya, masukkan kroto dalam wadah tertutup misalnya toples kaca, lalu letakkan silika gel di atasnya, kemudian ditutup rapat dan simpan di lemari pendingin.

Itulah beberapa cara mengawetkan kroto agar tahan lama dan tidak mudah basi.

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *