Cara Mengatasi Suara Murai Batu yang Serak

  • Whatsapp

Daya tarik murai batu adalah suaranya yang lantang dan penuh variasi. Tak heran kalau jenis burung yang berkarakter petarung ini menjadi favorit banyak kicaumania di berbagai daerah. Saat murai batu alami serak, suaranya tentu tidak akan enak didengar. Penampilannya pun jadi kurang maksimal saat dilombakan. Nah, untuk penanganannya simak cara mengatasi suara serak pada murai batu berikut ini.

Serak pada burung murai batu umumnya dipicu oleh beberapa hal, seperti:

  • Murai batu yang dijemur terlalu lama sehingga burung rentan alami dehidrasi dan stres.
  • Faktor lingkungan yang buruk seperti menggantungkan sangkarnya di tempat yang dekat dengan sumber polusi udara seperti tempat pembakaran sampah atau kendaraan bermotor.
  • Burung mengalami gangguan pada pernafasan atau tenggorokan yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau parasit.
  • Mengonsumsi pakan yang sudah basi atau berjamur.
Suara serak pada murai batu jika tidak segera diatasi bisa memicu hal-hal yang lebih buruk. Oleh karenanya, begitu mengetahui ada perubahan pada kualitas suara dari burung murai batu, maka segeralah lakukan tindakan-tindakan berikut untuk mengatasinya:
  1. Memisahkan murai batu dari burung lain atau sejenis, dan mulai memberinya full kerodong selama masa pemulihan.
  2. Mulai mengembunkan burung murai batu secara rutin.
    Untuk sementara waktu, burung mendapatkan pakan serangga saja atau full EF misalnya dengan memberinya kroto segara sebanyak 2 sendok teh setiap pagi dan sore hari, ditambah 2-3 ekor jangkrik. Pemberian pakan full EF diharapkan bisa memulihkan stamina sehingga burung mendapatkan energi yang cukup untuk beraktivitas. Adapun pemberian voer bisa diberikan setiap 2 hari sekali.
  3. Untuk mendukung pemulihan dan menjaga kondisinya agar terhindar dari stres dan sakit, berikan tambahan multivitamin yang dicampurkan ke dalam air minumnya, atau dioleskan pada kroto sebelum diberikan pada burung.
  4. Air minum yang disediakan sebaiknya berasal dari air yang sudah matang atau air mineral. Namun pada waktu pengembunan dan di sore hari, air minumnya diganti dengan air larutan penyegar.
  5. Mulai mengurangi pemberian mandi dan juga jemurnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *