Pupuk Grower: YaraMila Grower, Mutiara Grower – Manfaat & Cara Aplikasi

Pupuk Grower – Beberapa tahun belakangan ini, banyak pebisnis yang bergerak dibidang pertanian atau budidaya. Alasannya tidak lain karena keuntungan dari budidaya tanaman cukup menjanjikan. Investasi yang dikeluarkan juga relatif rendah jika dibandingkan dengan bisnis lainnya.

Akan tetapi, untuk memulai budidaya tanaman tidak mudah.Apalagi yang baru memulai bisnis ini.Supaya sukses dalam menjalankan usaha, pebisnis pemula harus dibekali dengan ilmu dan pengetahuan tentang budidaya yang benar.

Budidaya yang benar adalah budidaya yang menguntungkan. Salah satu faktor agar usaha budidaya membawa keuntungan adalah teknik bercocok tanam yang tepat.

Teknik bercocok tanam itu sendiri ada teknik pemupukan yang tidak dapat diabaikan dalam setiap budidaya segala jenis tanaman.Pemupukan dilakukan secara tepat dan seimbang sesuai dengan kebutuhan tanaman. Pemupukan yang berlebihan tanpa mengetahui manfaat pupuk mengakibatkan tanaman tumbuh tidak normal.

Teknik dasar pemupukan yang paling penting adalah pemupukan saat masa pertumbuhan.Tanaman yang berada pada fase pertumbuhan membutuhkan perhatian khusus.Kualitas hasil panen tergantung pada perawatan tanaman pada masa pertumbuhan. Oleh sebab itu, perawatan tanaman pada masa pertumbuhan harus dilakukan dengan tepat.

Tanaman yang memasuki masa ini membutuhkan pupuk yang dikhususkan untuk masa pertumbuhan.Umumnya, petani menggunakan pupuk organik buatan grower. Pupuk grower yang biasa digunakan adalah YaraMila Grower dan Mutiara Grower.

Berikut ini penjelasan mengenai pupuk YaraMila Grower dan Mutiara Grower:

A. Pupuk YaraMila Grower

Pupuk YaraMila Grower via Shopee

Pupuk YaraMila Grower merupakan pupuk majemuk yang mengandung 8 unsur hara penting yang dibutuhkan oleh tanaman, diantaranya N, P, K, Mg, S, B, Mn, dan Zn. Pupuk ini bagus digunakan untuk semua jenis tanaman.

Keunggulan Pupuk YaraMila Grower

Keunggulan pupuk YaraMila Grower, yaitu:

1. Merangsang Pertumbuhan dengan Cepat

Kombinasi Nitrate-Nitrogen terbaik terkandung dalam pupuk ini.Dimana kombinasi tersebut berfungsi merangsang pertumbuhan dengan cepat dan memberikan hasil panen yang melimpah.

Selain itu, pupuk YaraMila Grower juga mengandung Ammonium-Nitrate berperan sebagai cadangan yang tersedia secara perlahan.Adanya unsur hara nitrogen ini dapat meminimalisir hilangnya unsur hara ke lingkungan.

BACA JUGA:   Jenis Pupuk untuk Anggrek Terbaik dari Bibit, Remaja Hingga Berbunga

2. Meningkatkan Ketersediaan Hara Mikro pada Tanah

Didalam pupuk YaraMila terdapat proses produksi Yara-nitrophospate yang menghasilkan rantai-rantai orthophospate dan polyphospate terlarut.

Unsur hara phospate dibutuhkan oleh tanaman untuk metabolisme energi untuk merangsang pertumbuhan akar, peningkatan pembelahan sel, pembungaan, dan perkembangan biji atau ubi.

Kandungan polyphospate pada pupuk ini membantu meningkatkan ketersediaan dan efisiensi unsur hara mikro dalam tanah, seperti Cu, Mn, dan Zn.

3. Mengandung Kalium yang Seimbang

Pupuk YaraMila mengandung unsur hara terlengkap dan menyediakan kalium yang seimbang.Kalium dalam pupuk ini berasal dari 65% KCl dan 35% K2SO4. Tanaman membutuhkan kalium untuk:

  • Mengatur kembali keseimbangan air dalam sel, terutama dalam tugor sel. Air pada tanaman banyak berkurang akibat transpirasi.
  • Mengatur produksi dan transportasi gula.
  • Mengatur kerja enzim dan protein yang ada dalam tanaman.
  • Meningkatkan toleransi tanaman terhadap suhu, terutama suhu dingin.
  • Menjaga tanaman dari kekeringan.
  • Menjaga tanaman dari serangan hama dan penyakit.
  • Meningkatkan hasil panen, baik dari segi kualitas warna, rasa, dan ketahanan saat disimpan.

Karakteristik YaraMila berbentuk prill dan bebas debu, sehingga mudah sekali digunakan baik dengan cara manual atau mekanisasi. Penyebaran pupuk juga lebih merata.Komposisi hara yang terkandung dalam pupuk ini cocok untuk pupuk dasar maupun pupuk susulan.Sifatnya yang mudah cair memberi reaksi yang cepat terhadap tanaman.

Cara Menggunakan Pupuk Yara Mila

Pupuk ini baik digunakan untuk semua jenis tanaman, seperti contohnya tanaman hias, buah, sayuran, bahkan palawija. Sebelum menggunakan pupuk YaraMila Grower, sebaiknya perhatikan terlebih dahulu cara penggunaan pupuk yang tepat. Berikut ini beberapa cara menggunakan pupuk Yara Mila:

1. Sebagai Pupuk Cair

Larutkan satu sendok makan YaraMila ke dalam satu liter air.Aduk hingga merat, lalu siramkan di sekitar tanaman.Penyiraman dapat dilakukan dengan menyiram langsung atau disemprotkan menggunakan wadah khusus.

Pupuk tersebar lebih merata jika pemupukan dilakukan dengan cara menyemprot. Pastikan saat melakukan pemupukan, pupuk jangan sampai terkena daun atau batang tanaman.Untuk hasil yang lebih baik, pemupukan dilakukan satu minggu sekali.

BACA JUGA:   Pupuk Untuk Padi Bunting Agar Ukuran Montok Sehingga Panen Raya

2. Sebagai Pupuk Tabur

Dosis yang digunakan sebagai pupuk tabur sebagai berikut:

  • Satu sendok teh pupuk YaraMila Grower untuk tanaman dalam pot yang berdiameter 15 – 20 cm.
  • Untuk tanaman yang ditanam dalam pot berdiameter 30 cm, atau tanaman yang ditanam di lahan takaran pupuk yang tepat adalah satu sendok makan untuk setiap pot atau satu tanaman.

Pupuk YaraMila Grower ditaburkan secara merata di sekeliling tanaman.Sama dengan penggunaan pupuk cair, pupuk tabur pun tidak boleh sampai terkena batang dan daun tanaman.Penggunaan pupuk tabur yang baik satu atau dua minggu sekali.

B. Pupuk Mutiara Grower

Pupuk Mutiara Grower via Shopee

Pupuk Mutiara Grower memiliki karakteristik yang berbentuk padat.Pupuk majemuk ini memiliki manfaat untuk merangsang pertumbuhan tanaman, meningkatkan hasil dan kualitas panen. Didalam pupuk ini tidak hanya terkandung unsur hara utama N, P, dan K saja.

Pupuk Mutiara Grower juga mengandung unsur makro, seperti Mg dan S yang berguna untuk mencukupi kebutuhan hara dan membuat tanaman lebih subur.

Berdasarkan unsur hara yang terkandung didalamnya, pupuk ini tidak hanya digunakan untuk memacu pertumbuhan vegetatif, tetapi juga sangat bagus untuk tanaman yang masuk pada fase generatif.

Manfaat Pupuk Mutiara Grower

Pupuk Mutiara Grower memiliki segudang manfaat dan kelebihan, seperti berikut ini:

  • Menekan berkurangnya unsur N ke lingkungan.
  • Unsur N cepat tersedia untuk tanaman dalam bentuk Nitrat.
  • Unsur N yang dilepas secara perlahan sebagai cadangan nitrogen berbentuk amonium.
  • Unsur K yang lebih banyak dari unsur N dan P dapat menjamin keseragaman penyebaran hara pada tanaman. Sehingga, tanaman tumbuh dengan baik dan lebih subur.
  • Fosfor yang terkandung dalam pupuk berfungsi memperlancar metabolisme energi dalam tanaman.
  • Unsur Kalium membuat tanaman tidak mudah stres akibat kekeringan, tahan terhadap hama dan penyakit, dan kualitas tanaman lebih bagus (baik dari segi warna, rasa, dan ketahanan).
  • Unsur hara Mg dan S membantu pembentukan klorofil, mengatur penyerapan unsur P dan K pada tanaman, dan membentuk senyawa minyak yang menghasilkan aroma.
  • Pupuk ini sangat mudah dan praktis digunakan untuk tanaman.
  • Pupuk Mutiara Grower dapat mencukupi kebutuhan nutrisi tanaman, baik pada fase vegetatif dan generatif.
  • Menjaga keseimbangan, baik unsur hara makro maupun mikro dalam tanaman.
  • Meminimalisir kekurangan dan kehilangan hara, seperti nitrogen pada tanaman.
  • Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap hama dan penyakit, serta kekeringan.
  • Menyuburkan tanaman, mencegah kerontokan bunga dan buah.
BACA JUGA:   Pupuk Phonska - Kandungan, Manfaat, Kelebihan dan Kekurangannya, Lengkap!

Cara Aplikasi Pupuk Mutiara Grower

Aplikasi pupuk Mutiara Grower sebagai pupuk susulan, dapat dilakukan dengan cara berikut:

1. Pemupukan dengan Cara Ditabur

Pupuk Mutiara Grower diatur di sekeliling tanaman dengan jarak 1 cm dari pangkal batang tanaman.Semakin lebar jarak, semakin bagus yang pasti jangan sampai pupuk mengenai batang karena dapat menyebabkan tanaman mati. Hal ini karena tanaman keracunan pupuk secara langsung dan akar akan membusuk.

Jika tidak menggunakan mulsa, lakukan pendaringan setelah penaburan. Tujuannya pendaringan adalah menutup pupuk dengan tanah agar pupuk tidak hanyut saat hujan atau menguap di udara. Pemupukan dengan cara di tabur dapat dilakukan setiap 20 – 30 hari sekali

2. Pemupukan dengan Cara Dikocor

Pupuk dicairkan dalam air dengan dosis tertentu sebelum diaplikasikan.Setiap tanaman diberikan takaran 250 ml cairan pupuk Mutiara Grower. Pemupukan dengan cara dikocor dilakukan setiap 7 – 10 hari sekali. Pupuk dalam bentuk cair lebih cepat diserap oleh tanah oleh sebab itu pemupukan dilakukan lebih sering.

Itulah jenis pupuk Grower yang sering digunakan oleh petani.Pupuk-pupuk ini memiliki kelebihan dan manfaat masing-masing.Keduanya bagus untuk segala macam tanaman.