7 Tips Perawatan Kenari Agar Tetap Bugar dan Rajin Bunyi

  • Whatsapp

Memelihara burung kenari agar selalu fit dan rajin bunyi membutuhkan penanganan yang sangat teratur. Dengan terjaga kondisinya sepanjang hari, maka burung pun akan selalu bersemangat untuk mengeluarkan suara kicauannya yang merdu. Untuk itu, berikut 7 tips perawatan kenari agar tetap bugar dan rajin bunyi.

Ada tujuh hal penting yang harus diperhatikan kicaumania dalam perawatan burung kenari kesayangannya. Kesepuluh hal ini meliputi perawatan yang paling dasar seperti pemberian pakan dan minum, hingga penempatan sangkar. Jika semua hal ini dilakukan dengan rutin, maka burung kenari akan berada dalam kondisi yang selalu bugar sehingga membuatnya lebih rajin berbunyi.

Berikut 7 tips perawatan kenari agar tetap bugar dan rajin bunyi

1.  Menjauhkan sangkar dari sumber angin

Dalam perawatan burung kenari agar selalu bugar dan rajin bunyi, maka cara penempatan sangkar harus diperhatikan. Hindari menggantungkan sangkarnya di dekat sumber angin yang berembus kencang, misalnya terlalu dekat dengan lubang udara, kipas angin / air conditioner, atau di tempat yang sering diterpa angin kencang.

Meski terlihat sepele, namun jika kondisi ini terus diabaikan maka burung kenari akan sangat mudah terserang penyakit.

2. Jemur burung seperlunya saja

Sinar matahari pagi sangat baik untuk menjaga kondisi serta kesehatan tubuh, kulit, dan bulu burung kenari. Oleh karenanya, jemurlah kenari pada pagi dan sore hari saja, dan hindari menjemur burung ketika cahaya matahari telah sangat panas dan terik.

Penjemuran yang terlalu berlebihan apalagi pada siang hari, dapat menjadikan burung rentan alami dehidrasi dan heat stresss. Hindari juga menggantung sangkarnya di lokasi yang selalu terpapar cahaya matahari. Kondisi yang demikian bisa menyebabkan burung jadi kurang nyaman sehingga bisa mengurangi penampilannya.

3. Berikan air bersih untuk minum

Kenari mempunyai metabolisme yang tinggi dan tidak bisa hidup tanpa air selama lebih dari 12 jam. Untuk menjaga kondisi dan kesehatannya, maka berikan air minum yang berasal dari air bersih dan segar. Hindari memberikan air minum yang berasal dari air ledeng yang banyak mengandung kaporit.

Kalaupun ingin menggunakan air ledeng untuk dijadikan air minum burung kenari, maka sebaiknya tampung duu air ledeng dalam wadah / ember selama 15 – 30 menit, setelah itu baru diberikan pada burung. Untuk amannya, berikan air minum yang berasal dari sumur / mata air, atau bisa juga memberikan air minum matang, termasuk air mineral.

4. Memberikan pakan biji-bijian

Pakan utama burung kenari adalah biji-bijian, sehingga ketersediaan pakan tersebut harus dijaga setiap harinya. Ada banyak jenis biji-bijian yang biasa dikonsumsi burung, namun untuk menjaga kondisi dan staminanya, berikan biji-bijian yang cocok dan bagus untuk kenari misalnya canary seed, milet, niger seed, dan sebagainya.

5. Memberikan pakan tambahan yang tepat

Untuk melengkapi kebutuhan nutrisi burung kenari yang berasal dari pakan, maka pemberian pakan tambahan harus juga diperhatikan. Berikan pakan tambahan yang terdiri dari buah dan sayuran untuk menjaga keseimbangan nutrisi.  Selain itu, berikan juga telur rebus yang kaya akan protein dan bermanfat untuk perkembangannya.

6. Menambahkan suplemen

Masih banyak kicaumania yang beranggapan bahwa pemberian suplemen atau vitamin tidak perlu dilakukan karena burung sudah mendapatkannya dari asupan pakannya. Hal tersebut tentu kurang tepat, karena burung peliharaan rata-rata mengkonsumsi pakan yang kurang bervariasi saja setiap hari.

Kondisi ini tentu berbeda dengan burung liar yang cenderung mengkonsumsi beragam jenis pakan yang sangat bervariasi sehingga kebutuhan nutrisinya terpenuhi oleh alam. Penambahan suplemen diperlukan untuk melengkapi kebutuhan vitamin dan mineral yang selama ini masih dianggap cukup kurang jika mengandalkan pakan hariannya.

Meski begitu, pemilihan suplemen harus dilakukan dengan cermat dan memperhatikan kandungan yang terdapat di dalam suplemen tersebut. Pastikan suplemen yang akan digunakan mengandung beberapa unsur penting yang dibutuhkan burung seperti multivitamin, multimineral, protein dan asam amino.

7. Menjaga kebersihan sangkar dan perlengkapannya

Hal lain yang juga harus diperhatikan karena sangat berkaitan dengan kondisi kesehatan burung kenari adalah selalu menjaga kebersihan sangkar dan perlengkapannya. Kebersihan sangkar menjadi syarat penting agar kenari bisa tampil dengan maksimal.

Pastikan setiap hari ada membersihkan sangkar dan perlengkapannya dari kotoran yang menempel. Menjaga kebersihan sangkar juga sangat bermanfaat untuk mencegah infeksi bakteri, tungau, dan kutu yang biasanya bermukim di tempat yang lembab dan kotor.

Demikian 7 tips perawatan kenari agar tetap bugar dan rajin bunyi.

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *