5 Penyebab dan Cara Mengatasi Lovebird Rontok Bulu

  • Whatsapp

Rontok bulu pada lovebird bisa disebabkan oleh penyakit yang serius maupun karena psikologis dari burung tersebut. Namun demikian, rontok bulu bisa juga karena sesuatu yang normal, yaitu ketika burung memasuki masa mabungnya. Oleh karena itu, perlu diketahui lima penyebab dan cara mengatasi rontok bulu pada lovebird.

Bulu-bulu yang rontok umumnya terjadi ketika burung sedang mengalami masa mabung atau molting. Akan tetapi, jika kondisi ini terjadi di luar masa mabung, maka itu artinya burung anda sedang bermasalah. Sebelum melakukan terapi untuk mengatasinya, ada baiknya ketahui dahulu apa saja penyebab rontok bulu pada burung lovebird berikut ini.

1. Burung sedang mabung

Burung lovebird mengalami masa molting / pergantian bulu yang normal dua kali setiap tahunnya. Selama waktu itu, bulu-bulu tua yang sudah rusak dan kering, akan diganti dengan bulu baru yang sehat dan kuat. Pada masa itu juga, jangan kaget kalau kemudian anda mendapati banyak bulu-bulu yang berserakan di dasar sangkarnya.

Kondisi mabung pada lovebird bisa berbeda-beda tergantung perawatan yang diterapkan. Jika mendapatkan perawatan yang tepat, maka lovebird akan mengalami mabung sempurna. Sedangkan jika tidak terpenuh kebutuhan nutrisinya selama mabung, maka ia akan alami mabung nyulam.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan kebutuhan gizi dan vitaminnya selama burung mabung. Pemberian pakan biji-bijian yang berkualitas juga bisa membantu burung menjalani masa mabungnya dengan sempurna.

Selain itu, memberikan multivitamin tambahan untuk membantu menjaga kondisi dan stamina burung mabung, sehingga proses mabung akan berjalan lancar dan sempurna. Dengan begitu, selesai mabung lovebird akan bisa kembali beraktifitas seperti biasa.

2. Rontok bulu karena stres / frustasi 

Kebosanan yang dialami burung lovebird dapat memicu stres dan frustasi. Kondisi ini juga akan menyebabkan burung tidak nyaman, sehingga ia akan melampiaskannya dengan cara mencabuti bulu-bulunya. Perilaku buruk tersebut jika tidak segera ditangani tentu akan menyebabkan kebotakan.

Perilaku cabut bulu pada lovebird bisa disembuhkan hanya dengan melakukan beberapa perawatan yang tepat dan teratur. Dalam beberapa kasus, cabut bulu sangat sulit disembuhkan, sehingga dibutuhkan terapi-terapi khusus untuk menguranginya seperti menggunakan kerah khusus yang bisa membatasi gerakan lovebird yang ingin mencabuti bulu-bulunya.

Untuk menyegarkan ingatan, berikut ini beberapa artikel perawatan dan pencegahan lovebird cabut bulu:

  • Mengenal 10 penyebab lovebird cabut bulu
  • Lima cara mengatasi lovebird cabut bulu

3. Rontok bulu karena virus 

Infeksi virus circoviridaei juga bisa menyebabkan rontok bulu pada lovebird. Secara umum, virus ini akan menyerang semua jenis burung dari keluarga paruh bengkok atau parrot. Penyakit akibat virus ini dikenal dengan nama PBFD atau psittacine beak and feather disease.

Gejala burung yang terinfeksi virus ini antara lain:

  • Bulu rontok sebelum waktunya,
  • Bulu berhenti tumbuh,
  • Tumbuhnya bulu secara tidak normal,
  • Burung yang selalu mencabuti bulunya sendiri,
  • Burung alami kebotakan permanen karena permukaan kulit yang tebal dan kasar.
  • Selain itu, penyakit ini juga bisa menyerang organ tubuh lovebird lainnya.

PBFD adalah penyakit menular sehinga sangat dianjurkan untuk mengkarantina burung terinfeksi dari keberadaan burung peliharaan lain yang masih sehat.

Mengatasi penyakit ini hanya bisa dilakukan dengan mengatur ulang pola pakan dan vitaminnya. Berikan pakan biji-bijian yang berkualitas baik, dengan disertai pakan tambahan yang terdiri dari buah dan sayuran. Setiap hari, lovebird juga harus mendapatkan asupan multivitamin tambahan yang dicampurkan ke dalam air minumnya.

4. Rontok bulu karena kulit terinfeksi 

Infeksi bakteri atau jamur pada kulit lovebird seperti streptokokus bisa menyebabkan area kulit menjadi kasar, dan menyebabkan bulu cepat rontok. Ciri-ciri burung yang terinfeksi dapat diidentifikasi dari permukaan kulit yang merah, bengkak, dan iritasi.

Kulit terinfeksi juga bisa disebabkan oleh parasit knemidokoptes. Infeksi parasit ini akan menyebabkan permukaan kulit berkerak dan tebal, sehingga bulu jadi gampang copot.

Jenis parasit lainnya yang menyebabkan kerusakan pada bulu adalah tungau merah, tungau bulu, kutu, dan Giardia (parasit protozoa). Gejala klinisnya hampir sama, di mana burung sering mencabuti bulunya sendiri.

5. Rontok bulu karena kurang perawatan 

Pola perawatan yang kurang tepat juga bisa memicu berbagai masalah pada kulit dan bulu lovebird. Burung yang kekurangan vitamin A sangat rentan mengalami berbagai masalah pada bulu-bulunya, begitu juga dengan burung yang kekurangan protein sehingga masa mabungnya menjadi terhambat.

Untuk menjaga kesehatan kulit dan bulu lovebird, maka pemberian pakan yang teratur dan terjamin kualitasnya bisa membantu mencegah dan mengatasi rontok bulu karena pola rawatan yang tidak tepat tersebut. Sebagai pelengkap kebutuhan vitamin dalam perawatan hariannya.

Demikian lima penyebab dan cara mengatasi rontok bulu pada lovebird. Agar kondisi burung selalu terjaga kesehatannya dan memiliki bulu-bulu yang sehat dan kuat, maka perawatan hariannya harus dilakukan dengan sangat teratur.

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *