Tips Rawatan Lovebird Anakan Agar Ngekek Panjang

Lovebird yang masih anakan cukup diminati oleh banyak penghobi burung. Selain karena harganya yang terjangkau, anakan tersebut juga bisa dilatih sesuai keinginan, baik untuk atraksi maupun prestasi. Sebagai panduan, simak tips dan cara merawat lovebird anakan agar kelak ngekek panjang berikut ini.

Tidak mudah merawat burung yang masih berumur di bawah tiga bulan. Selain harus ekstra sabar, segala kebutuhannya pun harus bisa terpenuhi. Namun jika dirawat dengan sangat baik, segala jerih payah akan terbalas karena setelah dewasa burung akan mampu tampil dengan sangat memukau.

Pada umumnya, perawatan harian yang lebih rutin, dimulai setelah anakan burung mampu mencari makan sendiri. Hal ini diperlukan untuk kemudahan dalam perawatan hariannya. Selain itu, burung yang sudah pandai makan sendiri biasanya sedang dalam tahap belajar bunyi, meskipun masih jarang dan pendek-pendek.

Ada beberapa macam metode dan cara merawat anakan lovebird agar kelak rajin ngekek dengan durasi yang panjang, yaitu:

Adaptasi sangkar harian

  • Menempatkan lovebird dalam sangkar bulat harian yang pendek lebih dulu, hal ini untuk melatih burung beradaptasi dengan bentuk sangkarnya tersebut.
  • Setiap hari burung diberikan full kerodong dengan kain tipis.

Lakukan pemasteran

  • Latih lovebird anakan tersebut dengan suara masteran yang sesuai. Dalam hal ini, anda bisa menggunakan suara lovebird yang ngekek panjang.
  • Putarkan suara tersebut di dekatnya yang masih dalam kondisi tertutup kerodong.
  • Lakukan pemasteran secara rutin dan teratur setiap hari. Pemasterannya sendiri bisa dilakukan pada pagi, siang, sore, dan malam hari.

Berikan pakan yang bagus 

  • Untuk membantu meningkatkan performa lovebird anakan, maka berikan pakan yang bagus kualitasnya. Anda bisa menggunakan pakan lovebird lomba, seperti milet Cinderella atau milet Volume+.
BACA JUGA:   Tips dan Cara Merawat Lovebird Kontes

Dalam masa-masa tersebut, lovebird anakan tidak mendapatkan perawatan mandi, jemur, dan pengembunannya. Hal ini dilakukan untuk memunculkan sifat fighternya terlebih dahulu. Selain itu, juga untuk mencegah agar burung tidak gampang jinak untuk tujuan membangkitkan mentalnya.

Setelah sifat fighternya keluar, dan burung mulai mau mengeluarkan suara ngekeknya meski pendek-pendek, perawatan hariannya bisa lebih ditingkatkan, dengan cara:

  • Mulai merutinkan pengembunan setiap hari, dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca saat itu.
  • Mulai merutinkan mandi dengan cara disemprot atau dilatih mandi sendiri menggunakan cepuk minumnya.

    Mulai merutinkan penjemuran pada pagi hari setelah matahari terbit.

    Adapun penggunaan kerodong bisa disesuaikan dengan karakter dari lovehird tersebut.

  • Mengganti pakannya dengan milet putih dengan pakan tambahan (EF) berupa jagung manis yang diberikan setiap 1-2 kali seminggu.
  • Lakukan mandi malam setiap 1-2 minggu sekali.
  • Pemasteran dilakukan dengan menggunakan suara masteran walang kecek.

Dengan melakukan pola rawatan di atas secara rutin dan teratur, kelak setelah dewasa lovebird anakan tersebut akan menjadi burung yang aktif dan rajin ngekek panjang, sehingga bisa menjadi burung yang berprestasi di setiap even lomba yang diikutinya.

Semoga bermanfaat