Tips Rawatan Cucak Ijo di Musim Hujan

Setiap musim hujan, burung cucak ijo yang semula gacor akan cenderung berkurang intensitas kicauannya karena adanya perubahan suhu. Kondisi ini tentu dapat mengganggu penampilan burung yang biasa dilombakan. Oleh karenanya,  perawatan yang tepat di musim hujan dapat menjaga kondisinya selalu fit dan rajin bunyi. Berikut tips rawatan cucak ijo di musim hujan.

Rawatan burung cucak ijo di musim penghujan relatif lebih sulit karena adanya keterbatasan waktu, cuaca, dan kondisi suhu yang kadang tidak memungkinkan untuk menerapkan perawatan rutin seperti biasanya.

Agar cucak hijau selalu sehat, fit, dan rajin berkicau di musim hujan, maka perawatannya harus dilakukan dengan memperhatikan beberapa kondisi sebagai berikut:

  • Suhu di musim hujan cenderung lebih dingin dari biasanya, sehingga untuk menjaganya tetap hangat maka cucak ijo sebaiknya disimpan di dalam ruangan yang dilengkapi lampu penghangat khususnya di malam hari. Alternatifnya adalah dengan menutupi sangkarnya dengan full kerodong.
  • Berikan asupan pakan tambahan atau EF lebih banyak dari yang biasa diberikan. Adapun pakan tambahan yang dianjurkan diberikan saat musim hujan adalah ulat kandang sebanyak satu sendok teh setiap pagi,
  • Memperhatikan kebutuhan pakan khususnya EF atau pakan tambahan lebih banyak dari biasanya. Setiap pagi, cucak hijau dapat diberikan EF berupa ulat kandang sebanyak satu sendok teh plus 1-2 ekor jangkrik, dan pada sore harinya diberikan ulat hongkong putih sebanyak 2 – 3 ekor.
  • Usahakan menjemur burung setiap ada kesempatan, yaitu ketika ada cahaya matahari baik pada pagi, siang maupun sore harinya.
  • Jika turunnya hujan disertai dengan hembusan angin yang cukup kencang, segera masukkan burung ke ruangan atau lokasi yang aman. Jangan lupa, berikan full kerodong untuk mencegah burung terserang penyakit.
BACA JUGA:   Tips Merawat Burung Rambatan Khusus Masteran